Langsung ke konten utama

Langkah-langkah Memonitor Campaign dengan Mudah

Demi kemajuan sebuah bisnis memang diperlukan strategi jitu untuk promosi. Salah satu cara yang banyak digunakan ialah melakukan campaign di media sosial. Saat melakukan campaign, tentu Anda harus bisa mengawasi berkembangnya campaign tersebut. Apakah campaign tersebut berhasil, lalu apakah orang-orang bisa merespon dengan baik sesuai target, dan masih banyak lainnya.



Ada beberapa tools atau layanan yang dapat membantu Anda memonitor campaign tersebut, seperti Hubspot, Radian6, atau Hootsuite Campaigns. Namun sayangnya kebanyakan layanan sejenis ini berbayar, bahkan bisa dibilang cukup mahal. Anda bisa menggunakan cara-cara lain untuk memonitor campaign media sosial secara gratis. Berikut ini merupakan beberapa cara yang bisa dilakukan.

Bitly

Pernah mendengar Bitly? Bitly merupakan layanan yang berfungsi memperpendek link dengan fungsi analitik yang mudah dipakai. Hanya tinggal menuliskan link yang ingin disingkat kemudian klik tombol pemendek, link pendek pun siap digunakan. Keunggulan dari layanan ini ialah layanan statistiknya terupdate secara real-time. Saat link tersebut diklik pengunjung, maka informasi geografis dan situs referensi pengunjung tersebut akan tersimpan. Anda dapat melihat seluruh link yang tersimpan. Apabila Anda ingin memonitor sebuah campaign, cukup copy paste link yang telah diperpendek tadi di bar, lalu tambahkan ‘+’ di belakangnya. Bitly menawarkan cara yang sangat sederhana, namun cara ini cukup handal untuk memeriksa bagaimana performa link Anda.

SocialMention

Tidak seperti kebanyakan tools lainnya, layanan yang satu ini tidak memerlukan proses daftar atau harus menghubungkan akun media sosial terlebih dahulu. SocialMention menawarkan layanan khusus dibuat untuk mengukur kata kunci dan tagar. Saat Anda memasukkan kata kunci atau tagar yang diinginkan, maka SocialMention akan menghasilkan laporan yang lengkap dan update meliputi seluruhnya, seperti seluruh postingan di media sosial yang mengandung kata kunci tersebut.

SumAll

Berbeda dengan tools lainnya, SumAll menyajikan data dalam bentuk visual. Walaupun proses pengambilan data terbilang agak lama, namun Anda bisa mendapatkan hampir seluruh data dari akun-akun media sosial ke dalam aplikasi ini. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melihat data di SumAll ialah dengan menggunakan tampilan chart yang bisa memilih periode waktu serta membuat grafik angka dari faktor-faktor yang sudah ada. Dengan memakai tools ini, maka Anda dapat membandingkan beberapa metrik pada akun, momentum campaign, maupun tagar aktivitas.

UTM Parameters dan Google Analytics

Mungkin selama ini Anda sudah sering mendengar tentang Google Analytics. Apabila Anda ingin mendapatkan banyak informasi pada klink yang telah dibuat, maka Anda bisa melihatnya dengan UTM Parameters dan Google Analytics. Layanan Google yang satu ini memang cukup baik performanya, salah satunya untuk memonitoring sebuah website. Sebelum menggunakannya, tentu Anda harus memiliki akun di Google terlebih dahulu. Google Analytics Campaigns dapat menambahkan metadata yang disebut ‘UTM Paramaters’ pada setiap link. Penambahan ini bisa dilakukan dengan mudah dengan menggunakan tools seperti Google’s URL Builder yang membuatkan link untuk Anda setelah mengisikan metadata yang ingin Anda simpan didalamnya. Setelah link jadi, Anda bisa membuat link tersebut menjadi pendek dengan memakai goo.gl (milik Google) atau bit.ly.

Setelah link tersebut dipakai, maka Anda bisa menggunakan akun Google Analytics untuk bisa melihat seberapa banyak link-link tersebut diklik. Pada tab Campaigns di akun Google Analytics, Anda bisa mulai menyortir berdasarkan metadata yang diterapkan pada link-link Anda.

Anda bisa menggunakan metadata untuk membedakan dan membandingkan trafik yang datang dari Facebook, Twitter, LinkedIn, atau forum. Anda juga bisa memanfaatkan kekuatan penuh dari Google Analytics dan melacak bagaimana orang-orang menjelajahi situs Anda. Bagaimana cara mereka meninggalkan jejak page views, lamanya tinggal di situs, dan lain sebagainya. Akun Google Analytics yang di implementasikan dengan proper akan dapat menghasilkan data yang banyak. 


Itu tadi beberapa tools dan cara untuk memonitor campain pada media sosial secara gratis. Jika Anda melakukan secara real-time cara-cara di atas. Dengan memonitor, maka Anda akan mengetahui apakah strategi campaign tersebut sudah berhasil atau sebaliknya. Ada banyak pilihan untuk bisa tetap memonitor campaign media sosial Anda. Tergantung Anda mau memilih memanfaatkan tools gratis atau berbayar.

Komentar

  1. Belum ngerti nih yang pake UTM Parameter. Terima kasih telah berbagi ilmu, jangan lupa kunjungi blog.paybill.id

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau kakak pernah menggunakan twitterfeed, pada saat konfigurasi, kakak dapat menentukan UTM sesuai keinginan kak.


      terima kasih sudah mampir kak

      Hapus

Posting Komentar

Berikan komentar :

Postingan populer dari blog ini

Cari tahu siapa yang menyimpan nomormu dengan trik cerdas ini

Setelah riset sekian lama dan berkepanjangan, akhirnya saya menemukan beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencari tahu siapa saja yang menyimpan nomor saya. Dengan cara ini pula, kita dapat mengetahui apakah seseorang tersebut menyimpan nomor saya tidak.


1. Menggunakan aplikasi Line messenger

Jika anda menggunakan Line chat pada smartphone, anda dapat mencari tahu siapa saja yang menyimpan nomor anda dengan cara membuka menu yang ditunjuk pada gambar dibawah

Kemudian akan tampil siapa saja yang menyimpan nomor saya.

Dengan cara ini, kita hanya bisa melihat siapa saja yang menyimpan nomor kita dengan syarat kedua smartphone telah terinstall Line messenger.

2. Menggunakan aplikasi Whatsapp messenger


Dengan menggunakan aplikasi Whatsapp messenger, kita dapat memeriksa apakah seseorang menyimpan nomor kita dengan mengirim Broadcast message.

Pertama, kita harus membuat Broadcast grup terlebih dahulu. Sebagai contoh, saya telah membuat broadcast grup seperti gambar dibawah :

Sebelumny…

Mengenal parameter twitter yang dapat meningkatkan kualitas hasil pencarian anda.

Menurut saya, twitter merupakan social network yang luar biasa. Bayangkan, seluruh update facebook, path, blogger, ask.fm, instagram, dan lain sebagainya dapat melakukan posting kedalam twitter. Di twitter, anda dapat terhubung dengan orang lain untuk sekedar mengobrol, atau membahas dan berdiskusi topik tertentu. Begitu luas dan kompleks.
Untuk itu, saya sering menggunakan twitter untuk stalking sekedar mencari informasi ataupun tema dan topik yang sedang ramai dibahas di dalam twitter. Untuk memperoleh hasil pencarian, tentu saja saya harus menginput beberapa kata kunci agar twitter dapat menampilkan tweet yang berhubungan dengan kata kunci yang ingin saya cari. Pencarian menggunakan advance search: Anda dapat melakukan pencarian via halaman Advance Search. Namun dikarenakan saya sering menggunakan tweetdeck untuk menjelajah twitter, saya jarang menggunakan halaman advance search ini.

Pada artikel ini, saya ingin berbagi tentang penggunaan parameter twitter yang dapat meningkatkan…

Tips mengoptimasi Top Post pada hasil pencarian hashtag instagram

Instagram ~
Instagram ~
Instagram all the way~


Entah mengapa saya melihat Instagram begitu fenomenal, terutama dari segi bisnis. Mulai dari instagram ads, atau content placement pada akun besar, hingga jual beli ternak follower / like, membuat semakin banyak pengguna menggunakan Instagram. Intinya, kalo mau bisnis, harus punya Instagram. Begitu kata sebagian orang kekinian.

Namun yang menarik dari Instagram kali ini ialah bagian Top Post dari pencarian Instagram. Jika anda pernah melakukan pencarian suatu hashtag di Instagram, pada hasil pencarian tersebut akan terbagi menjadi 2 baris, yakni Top Post dan Recent Post.

Recent Post : Berisikan foto terkini dan terbaru terkait hashtag yang sedang dicari.Top Post : Berisikan foto yang 'sedang ramai' diperbincangkan dan menjadi trending topik.  Jika twitter memiliki trending topik berdasarkan kata atau hashtag, Instagram pun memiliki konsep trending topik yang berbeda. Setiap hashtag dapat menjadi Top Post.

Mengapa top post begitu pent…